Tugas Dan Wewenang Seorang Teller Di Bank ( Bca, BNI, Mandiri Dan Danamon )

Tugas Dan Wewenag Seorang Teller Di Bank ( Bca, BNI, Mandiri Dan Danamon )

Apakah sahabat punya keinginan untuk menjadi seorang teller di bank? jika ya maka sahabat harus mengetahui dengan pasti apa saja tugas teller bank tersebut, sehingga sahabat bisa dengan mudah menjawab jika sewaktu waktu di tanya mengenai tugas seorang teller bank pada saat interview.

Dengan mengetahui tugas teller bank dari sekarang, juga akan sangat membantu sahabat jika suatu saat sahabat di terima bekerja di bank, maka sahabat sudah siap mengerjakan seluruh tugas seorang telller sehingga sahabat bisa menjadi pegawai bank yang teladan.

Untuk itulah pada kesempatan kali ini ruangkaryawan sudah menyiapkan materi tentang apa saja tugas dan wewenang seorang teller bank, baik itu tugas teller bank bca, tugas teller bank bni dan juga mandiri dan danamon kita rangkum jadi satu disini, karena memang kewajiban dari seorang teller antara bank yang satu dan yang lainnya tidak jauh berbeda.

Berikut Ulasannya :


Tugas Utama Seorang Teller

Jika sahabat sering pergi ke bank, maka sebenarnya sekilas sahabat sudah mengetahui fungsi dan tugas utama dari seorang teller ini. caoa sobat tebak?

Ya, betul sekali, tugas utama seorang teller bank adalah melayani setiap transaksi custumer yang berhubungan dengan penyetoran ( menabung / pinjaman), penarikan tunai, transfer tunai dan juga mutasi rekening.

Namun demikian, kewajiban seorang teller ini tidaklah semudah yang kita lihat lho sahabat, karena banyak tuntutan yang harus mereka lakukan di dalam menjalankan pekerjaan seperti :

1. Bertanggung jawab terhadap setiap aliran uang tunai yang masuk dari keluar dari nasabah

Dalam hal ini seorang teller harus bisa bekerja dengan disiplin dan teliti dalam menghitung setiap setoran ataupun tarik tunai dari nasabah agar tidak terjadi kesalahan,  karena seorang teller harus bertanggung jawab untuk kesesuaian uang kas yang ada disistem dan yang ada di terminal. Serta harus selalu melakukan update transaksi di sistem komputer.

2. Wajib Memberikan Bukti Transaksi Ke setiap nasabah ( slip, chek atau warkat )

Dalam hal ini setiap bukti transaksi ataupun dokumen lain seperti chek dan warkat harus di tanda tangani olehh teller bank itu sendiri dan juga harus di cap dengan mesin validasi atau teller stempel sebagai tanda bukti yang sah bahwa bahwa dokumen atau transaksi tersebut sudah di proses oleh bank melalui teller yang bersangkutan.


3. Teller Harus Menerima Penerimaan Dan Pembayaran Uang Tunai Di Counternya Masing Masing

Karena dalam hal ini setiap teller sudah di lengkapi dengan counter sendiri sendiri antara teller yang satu dengan yang lainnya, yang di lengkapi juga dengan laci laci penyimpanan uang tunai dan benda berharga lainnya selama hari kerja.

Untuk itu agar tidak terjadi kesalahan dan validasi dan tertukarnya data, maka setiap teller harus melakukan setiap transaksi di conunternya masing masing.

4. Seorang Teller Harus Selalu Menjaga Sikap Dan Penampilannya

Karena citra seorang teller ini melambangkan citra pelayanan dari bank yang bersangkutan, maka seorang teller harus bisa selalu menjaga sikap dan penampilannya.

Dalam hal ini harus bisa selalu ramah dan sopan dalam melayani setiap keperluan nasabah yang datang. serta harus selalu menjagi penampilan yang bersih dan rapi serta good looking untuk memberikan kesan yang baik dan menjaga citra bank itus sendiri.

Jangan lupa juga untuk melakukan salam dan tegur sapa kepada setiap nasabah yang datang, agar mereka tidak sungkan untuk melakukan setiap transaksi.

5. Teller harus mencatat uang menurut pecahan di belakang slip setoran check atau slip slip penerimaan dan penyetoran uang , untuk setiap setiap jumlah uang tunai yang di terima ataupun di bayarkannya.

6. Teller dilarang mengisi slip setoran untuk kepentingan nasabah dan tidak di perkenankan untuk merubahan tulisan tulisan nasabah yang di tulis diatas slip setoran. jika memang ada coretan di atas slip tersebut, lebih baik meminta nasabah untuk membuat slip yang baru.

7. Jika ada kecurigaan terhadap kemungkinan pemalsuan tanda tangan atau perbuhan dai isi cek / bilyer giro. Orang yang menyetorkan haruslah di usaha untuk di tahan dengan cara yang diplomatis agar is cek/ giro tersebut sementara di periksa oleh instruktur yang berwenang.

Demikianlah tuga dan wewenang seorang teller di bank, semoga penjeleasan yang singkat ini bisa memberikan sedikit gambaran buat sahabat yang membutuhkan informasi ini.